Hari Otonomi Daerah, Nuryakin: Kita Gelar Bakti Sosial

Palangka Raya, Jurnalisinfo.net- Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke XXVII Tahun 2023, Pemprov Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan bhakti sosial pembersihan tempat ibadah, Jumat (14/4/2023)

Sekretrais Daerah (Sekda) Provinsi H. Nuryakin saat melepas kegiatan tersebut di Halaman Kantor Gubenur Kalteng, mengatakan bahwa tujuan di selenggarakannya Otonomi Daerah melalui pendelegasian sebagai wewenang urusan Pemerintah yang bersifat konkruen, adalah untuk menjadikan Daerah mencapai kemendirian fiskal.

“Hal tersebut dilakukan dengan menggali berbagai potensi sunber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Daerah (PAD), serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan,”kata Sekda.

Lebih lenjut, Sekda menambahkan, kegiatan pembersihan tempat ibadah hari ini bertujuan untuk lebih memberikan kenyamanan dalam beribadah dibulan cuci Ramadhan. “Hal ini juga dilakukan agar tempat ibadah selalu bersih, rapi dan indah, karena kebersihan adalah sebagai dari Iman,”ucap Sekda, dikutip dari mmckalteng.

Sekda menyebut, kegiatan tersebut penting dilakukan dibulan Ramadhan, sebab bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan pahala. “Dengan membersihkan lingkungan dan tempat ibadah, kita telah menunjukan kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap tempat-tempat suci yang digunakan untuk beribadah,”pungkasnya.

Sebagai diketahui, Tema Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII Tahun 2023 ini adalah “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Tema tersebut memiliki arti penyenggaraan Otonomi Daerah merupakan bentuk pengakuan Pemerintah Pusat terhadap kemandirian Daerah, guna mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan daya saing Daerah melalui pemerdayaan masyarakat dan Pemerintah Daerah, dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Asisten Pemerintah Kesra Setda Provinsi Kalteng, Katma F. Dirun, Auditor Ahli Utama, Sapto Nugroho, kepala Perangkat Daerah dan perwakilan ASN lingkup Pemprov Kalteng. (*)