PURUK CAHU, JURNALISINFO.NET – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Ikom meminta Pemerintah desa lebih proaktif untuk menurunkan tingkat prevalensi stunting di wilayah desa masing, masing.
Menurut Mahyono, dengan intervensi yang terkoordinasi dengan baik dari tingkat kecamatan hingga desa fokus stunting akan memberikan dampak signifikan.
“Kegiatan rembuk stunting perlu secara intensif dilakukan untuk meningkatkan aksi di lapangan. Karena ini jadi perhatian oleh pemerintah desa dan kecamatan yang jadi lokus stunting,” jelasnya di Puruk Cahu 29 September 2024 lalu.
Politis PKB Murung Raya ini mengatakan peran multi sektor harus di kordinasikan melaluI kelembagaan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang ada ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.
“Pemerintah sebagai koordinator perlu dulu dukungan baik lembaga non pemerintah serta masyarakat. Dengan aksi lapangan melalui pendekatan multi sektor dan layanan tepat sasaran dilakukan akan segera mampu membuahkan hasil sesuai target Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalteng,” kata Mahyono.
Menurut, Sekdis DP3ADaldukKB Murung Raya, Daniel Daniel Pantandianan pada tahun 2024 ini, Murung Raya dihadapkan dengan target percepatan penurunan stunting sebesar 17,26 persen, sementara data SKI tahun 2023 menunjukan prevalensi stunting masih berada pada 21 persen. (red).





