Meresahkan Warga, Ketua Komisi I Minta Pemkab Tubaba Segera Tutup Karaoke Diva Family

TULANG BAWANG BARAT, jurnalisinfo.net – Keberadaan tempat hiburan malam Karaoke Diva Family yang berlokasi di wilayah Tiyuh Marga Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dinilai sudah sangat meresahkan dan mengganggu ketenangan warga sekitar. Menanggapi banyaknya keluhan yang masuk, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Yantoni, secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat segera mengambil tindakan tegas dengan menutup tempat usaha tersebut. Senin (25/5/2026) .

Menurut Yantoni, pihaknya telah berulang kali menerima laporan dan aduan langsung dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi usaha. Berdasarkan informasi yang diperoleh, cara pengelolaan maupun perilaku dari pemilik usaha Karaoke Diva Family dinilai telah melanggar berbagai peraturan serta norma ketertiban umum yang berlaku di daerah tersebut.

“Kalau tempat usaha seperti ini dibiarkan beroperasi dan tidak segera ditutup oleh Pemerintah Daerah, artinya pemerintah telah membiarkan dan membina hal-hal yang salah. Hal ini juga menimbulkan dugaan kuat adanya ‘main mata’ atau kolusi antara pihak pengusaha dengan oknum pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum setempat. Masyarakat sudah bosan dan merasa sangat terganggu, sudah berkali-kali mereka melapor kepada saya,” tegas Yantoni.

Politisi ini juga mengingatkan, bahwa tujuan pengawasan bukanlah untuk melarang warga atau pelaku usaha membuka lapangan pekerjaan dan usaha. Namun, izin usaha harus diberikan dengan memprioritaskan norma kesusilaan, ketertiban umum, serta kenyamanan masyarakat sekitar, bukan semata-mata demi kepentingan ekonomi semata.

Ia pun menyasar kinerja Dinas Perizinan dan instansi terkait yang dinilai kurang tegas serta cenderung abai dalam menjalankan tugas pengawasan dan evaluasi. Yantoni menduga ada kecurigaan bahwa izin usaha diterbitkan tanpa pertimbangan yang matang, bahkan disinyalir ada kepentingan materiil di balik penerbitan izin tersebut.

“Saya tegaskan kepada dinas yang berwenang mengeluarkan izin usaha, jangan asal memberikan izin saja. Pengawasan dan evaluasi harus terus dilakukan secara berkala. Jangan sampai timbul anggapan bahwa dinas terkait hanya diam saja karena sudah ‘dapat bagian’ atau keuntungan dari pengusaha. Perlu diketahui, tempat hiburan Diva ini memang dari dulu selalu saja menimbulkan masalah dan keributan. Oleh karena itu, jika masih juga tidak ditutup, kami dari pihak Dewan tidak akan tinggal diam; kami akan turun langsung ke lapangan untuk meninjau dan menindaklanjutinya,” pungkas Yantoni dengan nada tegas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola Karaoke Diva Family maupun dari Dinas Perizinan terkait tuntutan penutupan yang disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Tulang Bawang Barat ini. Warga berharap permintaan ini segera ditindaklanjuti agar lingkungan kembali aman, tenang, dan tertib. ( Jn )